08 Juni 2008

Pohon Tarbantin

Hari ini saya merasa ditegur, oleh tulisan seorang Dawson Trotman, dari buku tentang dirinya.
Ia berkata " Minggu ini permohonan besar apa yang sudah Anda minta dari Tuhan kita yang besar,
apakah kita hanya meminta rumah, mobil, sarana. Tidakkah pernah kita berani meminta sesuatu yang besar, meminta benua, Jika Allah kita adalah Allah yang begitu besar, mengapa kita meminta hal-hal yang remeh"

Setelah membaca kalimat tersebut saya tertantang untuk meminta sesuatu yang besar.

Yesaya 61:3
untuk mengaruniakan kepada mereka perhiasan kepala ganti abu, minyak untuk pesta ganti kain kabung, nyanyian puji-pujian ganti semangat yang pudar, supaya orang menyebutkan mereka "pohon tarbantin kebenaran", "tanaman TUHAN" untuk memperlihatkan keagungan-Nya."

Ayat itu, saya pegang untuk mendoakan seorang putra yang akan lahir bagi keluarga kami.
Ia akan menjadi "
pohon tarbantin kebenaran", "tanaman TUHAN" untuk memperlihatkan keagungan-Nya. "

Saya tidak hanya minta anak kami nanti sehat, cerdas dst, kami meminta sesuatu yang besar pada Allah kami yang besar. Kami percaya segala yang difirmankan Tuhan dalah ya dan Amin.

2 komentar:

Anonim mengatakan...

Luar biasa..

PMK-ITB (Institut Teknologi Bandung) juga punya visi yang sama, menjadi pohon Tarbantin kebenaran, tanaman Tuhan..

Saya berdoa buat anak saudara..!

GBU

produk indonesia mengatakan...

yess...
Pohon Tarbantin Kebenaran (Yesaya 61:3) akan menjadi rhema buat apa yang Anda percayai!!

Tuhan memberkati Keluarga Anda.