15 Oktober 2008

Mengapa Kita Berdoa

Keluaran 32

11 Lalu Musa mencoba melunakkan hati TUHAN, Allahnya, dengan berkata: "Mengapakah, TUHAN, murka-Mu bangkit terhadap umat-Mu, yang telah Kaubawa keluar dari tanah Mesir dengan kekuatan yang besar dan dengan tangan yang kuat?
12 Mengapakah orang Mesir akan berkata: Dia membawa mereka keluar dengan maksud menimpakan malapetaka kepada mereka dan membunuh mereka di gunung dan membinasakannya dari muka bumi? Berbaliklah dari murka-Mu yang bernyala-nyala itu dan menyesallah karena malapetaka yang hendak Kaudatangkan kepada umat-Mu.
13 Ingatlah kepada Abraham, Ishak dan Israel, hamba-hamba-Mu itu, sebab kepada mereka Engkau telah bersumpah demi diri-Mu sendiri dengan berfirman kepada mereka: Aku akan membuat keturunanmu sebanyak bintang di langit, dan seluruh negeri yang telah Kujanjikan ini akan Kuberikan kepada keturunanmu, supaya dimilikinya untuk selama-lamanya."
14 Dan menyesallah TUHAN karena malapetaka yang dirancangkan-Nya atas umat-Nya.


Yang menarik dari ayat diatas adalah betapa doa kita itu bahkan mampu "bernegoisasi" dengan TUHAN. kisah Musa itu hampir sama dengan Abraham yang berdoa kepada TUHAN supaya Sodom dan Gomora jangan dihancurkan, sampai terjadi tawar menawar antara TUHAN dengan Abraham. Raja Daud juga pernah berdoa begitu rupa supaya anaknya jangan meninggal, meskipun ia tahu TUHAN sudah menyatakan bahwa anak pertama hasil hubungannya dengan Batsyeba akan meninggal.

Jadi betapa Doa itu harus kita nyatakan kepada TUHAN kita yang tidak menganggap kita anak-anakNYa sebagai boneka yang hanya diatur saja, tetapi IA memandang kita sebagai manusia, ciptaanNya yang sempurna dan sungguh amat baik. DIA menghargai isi hati kita, perasaan kita.

08 Oktober 2008

Catatan harian sebuah Alkitab

Catatan Harian Sebuah Alkitab- Jawaban.com

14 Januari: Aku sudah beristirahat lebih dari satu minggu. Pada hari-hari pertama tahun baru, pemilikku sangat giat membuka lembaranku dan membacanya, tetapi sekarang ia sudah melupakanku begitu saja.
25 Februari: aku dikeluarkan dari laci dan dibawa pemilikku ke gereja. Ini adalah kedua kalinya aku dibawa ke gereja pada tahun baru ini.
13 April: Selama berbulan-bulan aku diabaikan begitu saja dan debu tebal menyelimuti diriku begitu rupa sehingga aku merasa sesak.
22 Mei: Pemilikku hari ini mencari-cari dimana aku diletakkan. Ketika akhirnya menemukanku, ia membersihkan diriku dari debu dan untuk ketiga kalinya membawaku masuk gereja lagi.
25 Juni: Nenek pemilikku datang untuk menginap beberapa hari, dan ia mencari alkitab. Cucunya yang tak lain adalah pemilikku, mencari diriku dan memberikanku kepada neneknya. Selama beberapa hari aku melewati waktu-waktu yang menyenangkan sebab aku berada di pangkuan nenek yang tekun membaca apa yang tertulis dalam diriku
30 Juni: Hari ini nenek pulang ke rumahnya dan aku dikembalikan ke tempat semula. Sewaktu akan pulang, nenek mencium diriku dengan mesra.
1 Agustus: Aku diambil dan dimasukkan ke dalam koper bersama dengan pakaian dan perlengkapan lainnya. Tampaknya aku akan pergi keluar kota bersama pemilikku yang akan berlibur.
7 Agustus: Aku masih berada di koper, pemilikku rupanya membawa diriku sebagai semacam jimat keselamatan dalam perjalanan saja, sebab ia sama sekali tidak pernah menyentuhku.
18 Oktober: Telepon rumah berdering, ternyata bapak gembala menelepon, ia akan berkunjung malam ini. Pemilikku segera mengeluarkan diriku dari koper kosong dan menempatkanku di atas meja ruang tamu. Ketika bapak gembala datang, ia tersenyum karena melihat aku di atas meja ruang tamu.
16 Desember: Sudah lama sekali diriku tak disentuh siapapun. Debu kembali menyelimuti diriku.
31 Desember: Seluruh isi rumah duduk di sekitar meja makan dan memperhatikan diriku. Ada apakah gerangan? Ternyata tiap anggota keluarga matanya ditutup lalu tangannya membuka diriku. Setelah itu jari telunjuk dipakai untuk menunjuk ayat yg terdapat dalam

Blogged with the Flock Browser

05 Oktober 2008

Siapakah TUHAN??

Keluaran 29:46 
Maka mereka akan mengetahui, bahwa Akulah, TUHAN, Allah mereka, yang telah membawa mereka keluar dari tanah Mesir, supaya Aku diam di tengah-tengah mereka; Akulah TUHAN, Allah mereka."


Pada jaman Musa, banyak sekali aturan-aturan dan ketetapan Tuhan yang dinyatakan kepada Musa, untuk disampaikan pada bangsa Israel waktu itu. Mengapa Tuhan melakukan itu semua?? jawabannya adalah supaya kita tahu siapa itu TUHAN.

pertanyaan untuk kita adalah:
"Siapakah TUHAN bagi saya sendiri secara pribadi?"